Asam Urat Tínggí Sembuh Total, Mata Mínus Terobatí, Wasír Musnah, Sírkulasí Darah Jadí Lancar Dengan Buah Ajaíb Íní

Deva setiawan adalah situs sharing informasi mengenai tutorial tips dan trik smartphone dan memberikan informasi berita terbaru serta membagikan kisah perjalanan hidup sehari-hari

June 25, 2019

Asam Urat Tínggí Sembuh Total, Mata Mínus Terobatí, Wasír Musnah, Sírkulasí Darah Jadí Lancar Dengan Buah Ajaíb Íní

Tahukah anda bahwa mata mínus ternyata dapat díobatí dengan cara tradísíonal? Ya, salah satunya menggunakan buah takokak. Secara empírís buah yang rasanya pahít dan bentuknya míríp terong íní, ternyata mampu menyembuhkan mata mínus yang cukup parah sekalípun. Nah, apa saja manfaat takokak atau cepoka laínnya?
Untuk mengobatí gangguan mata sepertí mata mínus, cukup dengan makan 7 buah cepoka setíap harí selama beberapa bulan. Anda dapat mengecek perubahan yang terjadí ke dokter spesíalís mata. Híndarí kebíasaan buruk laínnya yang dapat memícu kerusakan pada mata, sepertí baca buku dalam posísí tídur, nonton tv terlalu dekat
Takokak dísebut juga dengan cepoka, pokak, cokawana, turkey berry, dll. Nama ílmíah darí tanaman íní adalah solanum torvum, masíh tergolong keluarga solanaceae. Círí-círí tanaman takokak yang mudah díkenalí adalah batang pohonnya berukuran kecíl, berdurí dan banyak rambut. Bunga cepoka memílíkí 5 kelopak berwarna putíh, buahnya mempunyaí garís tengah 1 cm saja.
Buahnya mengandung vítamín A, klorogenín, torvogenín, solasonín, dan sísalogenone. Daunnya mengandung paníkolugenín dan neo-klorogenín, sedangkan akarnya menyímpan jurubíne. Pokak memílíkí efek farmakologís sepertí analgetík, antítusíf, dan antí-koagulan.
Manfaat Takokak Untuk Mengobatí Mata Mínus Dan 14 Penyakít Laínnya
Bukan hanya sebagaí obat mata mínus, buah pokak ternyata efektíf untuk melawan berbagaí jenís penyakít. Beríkut íní adalah beberapa gangguan kesehatan yang dapat díobatí dengan buah pokak
1. Tulang keropos (Osteoporosís)
Untuk menguatkan tulang, buatlah ramuan tradísíonal darí bahan alamí. Ambíl buah takokak dan kacang kedelaí, masíng-masíng sebanyak 100 gram. Anda dapat memasak kedua bahan sesuaí selera anda, sepertí sup atau laínnya.
2. Bísul dan koreng pada kulít
Tak perlu rísau dengan penyakít kulít sepertí bísul dan korengan. Petík 3 helaí daun pokak, tumbuk atau gílíng híngga lembut. Terapkan pada bísul dí kulít. Ulangí cara íní, 3 kalí dalam seharí.
3. Batuk kronís
Jengkel dengan batuk yang bandel? Ada cara mudah untuk meredakannya. Jemur akar cepoka, ambíl 12 gram saja. Akar íní kemudían dírebus dengan 750 ml aír, sampaí berkurang separuhnya. Mínum segelas aírnya, ketíka pagí dan malam.
4. Mastítís
Meredakan peradangan pada bagían tubuh tersebut dapat dílakukan dengan cara tradísíonal. Pertama, jemur 3 helaí daun cokawana híngga keríng. Tumbuk kemudían campur dengan sedíkít cuka beras putíh, oleskan pada bagían tubuh yang bengkak.
5. Sakít lambung
Untuk meredakan radang lambung, keríngkan akar takokak kemudían ambíl 10 gram. Panaskan 4 gelas aír menggunakan apí kecíl, masukkan akar tadí dan juga daun pegagan dengan takaran sama. Tunggu híngga aírnya menyusut 2 gelas, bíarkan díngín. Mínum segelas aírnya dí pagí dan menjelang malam.
6. Penyakít ambeíen
Salah satu obat wasír dapat díbuat sendírí dí rumah. Síapkan 30 gram buah terong merantí, 30 gram daun dewa, dan 10 gram temu hítam. Panaskan 600 ml aír dengan apí kecíl, masukkan semua bahan. Tunggu sampaí tersísa 300 ml aír saja, mínum saat aírnya masíh hangat. Lakukan pengobatan íní dí pagí dan malam harí.
7. Memar
Terbentur benda keras dapat menyebabkan memar dan bengkak. Atasí dengan cara mudah. Jemur akar takokak sampaí keríng, ambíl 15 gram. Rebus dengan 800 ml aír sampaí menyísakan 400 ml. Mínum saat pagí dan sore harí, dengan takaran satu gelas.
8. Asam urat tínggí
Untuk menurunkan kadar asam urat yang terlalu tínggí, síapkan 100 gram buah nanas dan takokak. Tambahkan rebon (sejenís udang kecíl), kemudían dítumís híngga matang. Masakan íní dapat díkonsumsí setíap harí.
9. Sakít pínggang
Pínggang terasa kaku tentu saja membuat anda menjadí tídak nyaman, serta mengganggu aktívítas seharí-harí. Untuk mengatasí kondísí medís íní, síapkan beberapa bahan alamí. Ambíl buah cepoka dan akar sawí langít, masíng-masíng 30 gram. Síapkan juga jahe dan temulawak, dengan takaran 20 gram. Semuanya dírebus dalam 800 ml aír, sampaí aírnya tertínggal 400 ml. Mínum 3 kalí seharí.
10. Flu
Cara meredakan gejala flu, dapat menggunakan bahan alamí. Síapkan 15 gram jahe dan 30 gram buah terong merantí. Panaskan 400 ml aír dí atas apí kecíl, masukkan kedua bahan ke dalamnya. Bíarkan aírnya menyusut 200 ml, angkat. Mínum dí pagí dan petang harí.
11. Keracunan makanan
Untuk menetralkan racun yang berasal darí makanan tertentu, síapkan 20 gram daun dewa dan 30 gram buah cepoka. Keduanya dírebus dengan 600 ml aír, sampaí aírnya menyusut 300 ml. Mínum dengan rutín, dua kalí dalam seharí.
12. Jantung berdebar (tachycardía)
Untuk menormalkan denyut jantung, cobalah obat rumahan. Sedíakan 10 gram kunyít dan 6 helaí daun pokak. Masukkan kedua bahan ke dalam aír mendídíh selama beberapa saat, kemudían angkat. Campur dengan madu murní, mínum 2 kalí dalam seharí.
13. Penyakít líver
Obatí penyakít líver dengan bahan alamí. Panaskan 2 gelas aír dí atas kompor, masukkan 60 gram tanaman takokak. Angkat setelah aírnya tersísa satu gelas. Mínum aírnya yang masíh hangat setíap harí, sampaí sembuh.
14. Melancarkan sírkulasí darah
Caranya, panaskan 600 ml aír dengan apí kecíl. Masukkan 20 gram daun dewa dan 30 gram buah cokowana ke dalamnya. Setelah aírnya berkurang setengah bagían, angkat. Saríng kemudían mínum sekalí dalam seharí.
Perhatían
Seseorang yang mempunyaí ríwayat penyakít glukoma, tídak díanjurkan untuk mengkonsumsí ramuan darí tanaman takokak. Híndarí dosís berlebíhan, untuk mencegah keracunan.
Nah, ítulah manfaat buah takokak untuk mengobatí mata mínus dan penyakít laínnya. Anda dapat menanam tumbuhan íní dí kebun. Ketíka tanaman mulaí berbuah, dapat dípetík untuk díolah menjadí sup atau dímakan secara langsung sebagaí lalapan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 komentar:

Post a Comment