Penderita Obesitas Meninggal Dunia, 5 Fakta Yang Harus Kau Juga Sadari

Deva setiawan adalah situs sharing informasi mengenai tutorial tips dan trik smartphone dan memberikan informasi berita terbaru serta membagikan kisah perjalanan hidup sehari-hari

June 30, 2019

Penderita Obesitas Meninggal Dunia, 5 Fakta Yang Harus Kau Juga Sadari

Penderita obesitas meninggal dunia, kebanyakan dari penderita akan mengalami hal ini sebelum karenanya meninggal dunia.


Berat tubuh berlebih sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh dan mengancam jiwa.



Wanita asal karawang, Jawa Barat yang menderita obesitas meninggal dunia. Wanita berjulukan Sunarti berusia 39 tahun ini mempunyai berat tubuh 148 Kg.

Sebelum meninggl dunia Sunarti mengeluh sesak napas sebelum meninggal dunia. Dokter penanggung jawab perawatan Sunarti di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Ervita, menjelaskan bahwa Sunarti diizinkan pulang pada Jumat.

Saat dipulangkan, kondisi Sunarti baik pascamenjalani operasi gastric bypass pada 18 Februari lalu.

Ervita membantah jikalau Sunarti dipulangkan alasannya yakni kehabisan kuota BPJS Kesehatan.

"Kondisi pasien dikala dipulangkan baik. Di ruangan sudah sanggup posisi duduk dan tidak ada keluhan sesak napas," kata Ervita dalam keterangan tertulis ibarat yang dikutip dari jogja.tribunnews.com.

Pihak rumah sakit akan menggelar jumpa pers pada Senin (4/3/2019), untuk memberi keterangan lebih banyak soal Sunarti.

Fakta Sunarti Penderita Obesitas yang Meninggal Dunia


1. Berat Badannya Semula 75 Kg


Sebelum mengalami obesitas, berat tubuh Sunarti lebih kurang 75 kg.

Namun dalam waktu delapan tahun terakhir, berat badannya terus meningkat.

Paling parah sekira dua tahun terakhir, di mana ia mulai malas beraktivitas dan enggan ke luar rumah.

Ketika ada penjual bakso dan mie, ia akan membeli.

Untuk nasi, Sunarti menyantapnya dua kali sehari, tetapi memang suka nyemil masakan yang mengandung karbohidrat.

2. Tidak Bisa Berjalan


Akibat dari kurangnya acara dan hobinya nyemil masakan karbohidrat, karenanya bobot perempuan 39 tahun ini mencapai 148 kg.

Ia pun menjadi tak sanggup berjalan dan hanya tergolek seorang diri di rumahnya.

Suaminya bekerja di Jakarta dan pulang hanya di waktu-waktu tertentu.

3. Mengomsumsi Obat Penghilang Nyeri


Saat berat badannya semakin bertambah, Sunarti juga mengonsumsi obat penghilang nyeri alasannya yakni merasa pegal-pegal di tubuhnya.

Pegal-pegal itu diperkirakan alasannya yakni otot tubuhnya lelah menahan berat tubuh yang semakin bertambah.

Mengonsumsi obat penghilang nyeri sembarangan tanpa resep dokter sanggup membawa pengaruh samping, salah satunya yakni nafsu makan bertambah.

4. Dibawa ke RSUD Karawang


Kondisi yang dialami Sunarti karenanya diketahui oleh pemerintah setempat sehingga ia direkomendasikan untuk dirawat di rumah sakit.

Saat akan dibawa menuju RSUD Karawang, dibutuhkan tenaga lima orang sampaumur untuk mengangkutnya.

5. Menjalani Diet dan Operasi Pemotongan Lambung


Selama dirawat di RS, Sunarti menjalani diet sesuai isyarat andal gizi.

Jumlah asupan kalorinya dikurangi dari jumlah biasanya.
Tak hanya itu saja, Sunarti juga menjalani operasi pemotongan 2/3 bab dari lambungnya dan sensor laparnya dihilangkan pada 18 Februari lalu.

Dengan operasi tersebut, diperlukan porsi makan Sunarti akan semakin berkurang.


Namun sehabis menjalani serangkaian upaya pengobatan itu, Sunarti justru menghembuskan nafas terakhir.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Penderita Obesitas Meninggal Dunia, 5 Fakta Yang Harus Kau Juga Sadari

0 komentar:

Post a Comment