Ternyata, Allah Sudah Bocorkan Siapa Jodoh Kita Di Al-Qur’an, Ini Buktinya

Deva setiawan adalah situs sharing informasi mengenai tutorial tips dan trik smartphone dan memberikan informasi berita terbaru serta membagikan kisah perjalanan hidup sehari-hari

June 30, 2019

Ternyata, Allah Sudah Bocorkan Siapa Jodoh Kita Di Al-Qur’an, Ini Buktinya

Apabila sebuahketika seseorang alias mungkin kalian ditanya mengenai jodohmu maka bakal timbul beragam jawaban. 
Apabila belum punya tambatan hati sama sekali biasanya jawabannya ingin jodoh yang serba sempurna contoh : maunya jodoh yang shaleh, tampan, mapan, hafalan Al-quran sekian juz, ibadah hariannya keren, dari keturunan yang baik-baik yang pada intinya ketika tetap kosong hati serta pikiran dari keterikatan hati dengan seseorang pada umumnya bakal membikin opsi sasaran jodoh cita-cita yang serba sempurna.
Tapi apabila telah punya tambatan hati alias mungkin pacar, maka jawabannya beda lagi. Apabila ditanya mengenai jodohnya jawaban bakal mengarah pada ciri-ciri pasangannya (pacarnya). Tidak peduli lagi mengenai kelebihan serta ketidak lebihan yang dimiliki oleh “pacarnya” yang jelas maunya sama si dia.
Jawabannya bakal tidak sama lagi apabila kami tanyakan terhadap orang yang sempat gagal dalam pacaran, gagal menuju pernikahan mungkin pacarnya menikah duluan dengan orang lain alias putus. Biasanya jika yang ini jawabannya mendekati pesimis, “semua pria itu sama saja”, “saya tidak percaya lagi dengan pria”, “saya sakit hati bersama pria”, “untuk sekarang jangan mikirin jodoh dulu”, “Trauma nanti takut gagal lagi”.
Tapi apabila usia telah mulai lanjut, kawan-kawan telah punya momongan, keluarga serta saudara telah mulai bertanya “kapan menikah”, maka jawabannya mengenai jodoh menjadi lebih simple. “Yang terpenting islam, sholeh, taat serta mampu menghidupi keluarga”.
Ya, tidak lebih lebih begitulah jawaban umum apabila ditanya mengenai jodoh ke berbagai orang, masing-masing orang pasti punya persepsi serta defenisi sendiri mengenai jodohnya. Ada yang optimis dengan jodohnya, ada yang subjektiv dalam memberbagi pekualitasan , ada yang pesimis serta ada juga yang sangat sederhana serta simple. Semua pasti bergantung pada pengalaman masa lalu, kondisi sekarang serta mengenai bagaimana pengetahuannya terhadap jodoh.
Tidak sedikit orang yang galau mengenai jodohnya, tidak sedikit yang khawatir salah pilih alias malah tidak ada yang memilih jadi memilih jalan maksiat pacaran sebagai ikhtiar untuk memperoleh jodohnya. Yang pacaranpun jangankan mendapat solusi yang ada malah meningkatkan persoalan jadi memandang pesimis perkara perjodohan. Di lain pihak ada juga yang semakin hari semakin gelisah karena Allah belum pertemukan ia dengan jodohnya sementara usia makin hari makin bertambah.

Kenapa tidak sedikit yang gelisah serta galau ketika berkata jodoh ?, sebab tidak sedikit diantara kami memaksakan definisi serta persepsi pribadi kami mengenai jodoh, mengikuti “ego” yang bahkan telah bercampur dengan nafsu syahwat dalam menentukan jodoh kita. Jodoh terbukti misteri, tidak ada yang tau mengenai siapa jodoh kita, tetapi berita baiknya Allah telah kasih sedikit bocoran mengenai jodoh kami yang mana apabila faktor ini kami jadikan sebagai acuan pasti bakal menjadi solusi mutlak kegalauan serta kegelisahan kita.
Allah membocorkan Rahasia mengenai jodoh didalam surat An-nur Ayat 26 :
“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, serta laki-laki yang tidak baik merupakan untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik serta lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)
Di ayat diatas Allah jelaskan laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik begitu juga sebaliknya. Disini kami memperoleh sebuah “clue” kalau jodoh itu merupakan cerminan diri kita, ia sebagaimana diri kita. Apabila kami shaleh, taat, suka membaca Al-quran, baik adab serta prilakunya In syaa Allah, Allah bakal pertemukan juga dengan orang yang semacam itu.

Seusai mengenal ini, pasti kami sama-sama memahami, meyakini serta pasti juga mengamalkannya. Diinginkan seusai mengenal faktor ini dapat merubah persepsi kami dalam memahami jodoh, yang padamulanya mungkin fokus “pada siapa” jodohnya menjadi fokus “bagaimana pribadi saya” supaya memperoleh jodoh sesuai cita-cita serta andalan saya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ternyata, Allah Sudah Bocorkan Siapa Jodoh Kita Di Al-Qur’an, Ini Buktinya

0 komentar:

Post a Comment